;
 
 
  home » artikel info » Budidaya Pepaya Calina

Budidaya Pepaya Calina

Posting: Jumat, 14 Juni 2013 - Hit 22521 - Kontributor:

Selain mengandung banyak vitamin, pepaya calina juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan bagi penanamnya. Karena bobotnya yang super dan rasa yang manis segar, pepaya calina ini juga bisa mendatangkan omzet puluhan juta rupiah per bulan.

Siapa yang tak kenal dengan buah pepaya? Buah bercita rasa manis itu terbilang mudah tumbuh di alam Indonesia. Karena itulah buah pepaya gampang ditemui di pasar.

Selain manis, buah pepaya juga mengandung serat tinggi dan vitamin yang berguna untuk tubuh. Karena itu, pepaya populer sebagai cara jitu menghilangkan sembelit.

Salah satu jenis pepaya yang banyak dibudidayakan belakangan ini adalah pepaya calina atau pepaya california. Ada yang bilang pepaya calina berasal dari California, Amerika Serikat.

Namun ada juga yang bilang pepaya calina merupakan hasil pengembangan bibit pepaya lokal oleh ilmuwan Institut Pertanian Bogor (IPB). "Pemberian embel-embel calina bertujuan untuk menimbulkan kesan impor saja," kata Denny Rahmadi, salah satu pengusaha pembibitan pepaya calina di Depok, Jawa Barat.

Salah satu keunggulan pepaya calina adalah ukuran buah yang lebih jumbo. Bobot buah pepaya calina bisa mencapai 2,1 kilogram (kg). "Sementara berat buah buah pepaya lokal hanya berbobot 1,5 kg," jelas Denny.

Denny terjun ke bisnis pepaya calina sejak dua tahun lalu, karena terpengaruh potensi buah pepaya celina yang begitu besar. "Setiap tahun permintaan bibit pepaya calina naik 25%," terang Denny.

Sekedar gambaran, tahun lalu Denny menjual 4.000 bibit pepaya calina per bulan. Tahun ini, ia menjual bibit calina sebanyak 5.000 bibit per bulan.

Bibit yang ia jual itu biasanya memiliki usia tanam satu bulan dengan tinggi pohon 10 centimeter (cm). Pembeli bibit kebanyakan dari sekitar Depok saja. "Setiap batang bibit itu saya jual Rp 2.000," ujar Denny.

Dari hasil penjualan bibit pepaya calina itu, Denny bisa mendulang omzet Rp 10 juta per bulan. Namun Denny tidak hanya mengandalkan bibit saja, ia setiap bulan rutin memetik buah pepaya calina dari kebun buah miliknya. "Dalam sebulan saya panen sampai 8 ton," terang Denny.

Denny menjual pepaya calina mulai harga Rp 3,5 juta per ton hingga Rp 4 juta per ton. Dalam sebulan, Denny mendapatkan omzet Rp 28 juta dari penjualan buah pepaya calina itu. "Konsumen terbesar ada di Jakarta, Balikpapan, dan Palembang," kata pemilik CV Pesona Raya Persada itu.

Pemain lain bisnis pepaya calina adalah Andi Sutrisno, pemilik CV Annazahra di Solo, Jawa Tengah, yang buka usaha pembibitan sejak 2010. Sama dengan Denny, Andi juga melirik potensi besar bisnis pepaya calina. "Kebutuhan pepaya nasional baru tercukupi 80%," terang Andi.

Setiap bulan Andi bisa menjual 3.000 bibit dengan harga Rp 2.500 per bibit dengan omzet Rp 7,5 juta. Sedangkan untuk buah pepaya calina, Andi menjualnya mulai dari Rp 4 juta - Rp 5 juta per ton. "Sebulan saya menjual buah sebanyak 4 ton," kata pria berusia 40 tahun itu.

Dari penjualan buah pepaya calina itu, Andi saban bulan bisa bawa pulang omzet Rp 16 - Rp 20 juta. Pasar buah pepaya calina milik Andi ada di hampir seluruh pulau Jawa. "Sejak awal tahun saya memasok ke Hypermart, Giant dan ritel modern lain di Jawa Tengah," kata Andi.

Selain berbuah besar, budidaya pepaya calina relatif mudah. Seperti pepaya umumnya, pembudidaya catalina harus memperhatikan pasokan air yang cukup. Berbuah sepanjang tahun, satu pohon pepaya calina bisa menghasilkan hingga 40 buah dalam satu panen.

Banyak alasan yang membuat orang berhasrat membudidayakan pepaya calina. Salah satunya adalah ukuran buahnya yang relatif besar. Apalagi, proses budidaya pepaya ini juga terbilang mudah, yakni sama dengan pepaya kebanyakan.

Denny Rahmadi, salah seorang pembudidaya pepaya calina di Depok, Jawa Barat, mengatakan bahwa pepaya calina sudah bisa berbuah saat usia baru delapan bulan. "Namun, panen maksimal mulai saat usia 1,5 tahun," tandas Denny, pemilik CV Pesona Raya Persada itu.

Waktu yang singkat untuk memanen itu pula yang membuat Denny jatuh cinta dengan pepaya calina. Apalagi, pepaya calina berbuah sepanjang hari tanpa kenal musim.

Apalagi, pepaya calina ini bisa tumbuh di mana saja. Namun, buah pepaya ini paling cocok ditanam di dataran tinggi dengan iklim sejuk. Bila ditanam di dataran rendah, pepaya ini tetap bisa berbuah namun hasilnya tak maksimal.

Bila tertarik ikut menanam, pertama, yang mesti dilakukan adalah memberikan bibit pepaya calina dengan pupuk dari kambing. Sekarung pupuk untuk satu pohon. Kedua, saat usia dua minggu, pohon pepaya calina harus disemprot dengan zat penguat daun.

Memasuki usia dua bulan dilanjutkan dengan penyemprotan zat perangsang buah. Zat ini penting untuk mempercepat proses pembungaan. "Biaya perawatan pepaya calina itu butuh investasi Rp 30.000 per pohon," terang Denny.

Saat usia dua bulan, proses selanjutnya adalah penggemburan tanah di sekitar pohon. Setelah itu, Anda bisa memasang bedengan atau wadah penyangga pohon pepaya agar tidak miring dan tidak mudah patah.

Untuk pemberian pupuk lanjutan dilakukan saat pohon pepaya calina berusia usia tiga bulan. Pupuk yang dibutuhkan itu adalah jenis KCL, SP 36, ZA dan NPK. Pemupukan penting dijaga, karena bisa berpengaruh pada produktivitas buah.

Andi Sutrisno, pembudidaya pepaya calina di Solo, Jawa Tengah menyarankan pembudidaya untuk menjaga pasokan air. Penyiraman cukup satu kali dalam sehari. "Penyiraman juga tidak boleh banyak, karena bisa mengurangi rasa manis buah," kata dia.

Pohon pepaya calina biasanya akan berbunga pada usia tiga atau empat bulan. Saat itu, pembudidaya mesti melakukan seleksi pohon yang produktif. "Pastikan tanaman pepaya yang ditanam itu sempurna," terang Denny.

Saat pepaya berbunga, pembudidaya baru akan mengetahui apakah pohon yang ditanam itu pepaya betina yang produktif atau malah jenis hemaprodit (tidak produktif). "Pohon hemaprodit harus dipisahkan dan ganti dengan pohon betina," terang Denny.

Salah satu ciri bunga hemaprodit bisa dilihat dari ciri-ciri bunga, yakni memiliki bunga berbentuk tombak, menggembung besar di tengah lalu meruncing ke bagian ujung bunga.

Saat usia delapan bulan, pembudidaya sudah bisa menikmati hasil panen. Setiap pohon, jamaknya bisa berbuah mulai dari 25 buah hingga 40 buah, tergantung seberapa bagus proses pemupukan.

Adapun musuh pepaya calina ini adalah hama kutu putih, yang bisa mengganggu pertumbuhan buah. "Cara penanganannya cukup disemprot dengan pestisida," terang Andi. (Kontan)

Artikel & Berita Lainnya (Random)
  • Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (014)

    Posting: Jumat, 18 Agustus 2017 - Hit 25562 - Kontributor: Agromania

    Pembeli Kelapa ID Anggota: 0002955 Website Profil    www.agrosukses.com/id.2955 Pembeli Padi ID Anggota: 0002953 Website Profil    www.agrosukses.com/id.2953 Pembeli Kemiri, Kacang Tanah, Bawang Putih, Lada, Ketumbar, Jahe, Kencur, Kunyit, Asam ID Anggota: 0002949 Website Profil    www.agrosukses.com/id.2949 Pembeli Kemiri, Biji Pala ID Anggota: ...

  • PROFIL SUKSES AGROSUKSES 002

    Posting: Minggu, 23 Agustus 2015 - Hit 2036 - Kontributor: ABC

    PROFIL SUKSES AGROSUKSES 002Profil Sukses Agrosukses.Com (006)ID Anggota: 0000327 Alamat Lengkap: Jl. Syafrie Rahman Kel. Koba Kec. Koba, Bangka Tengah, Kep. Bangka BelitungNama Lengkap: Hari Kusharpomo Bidang Bisnis: KelapaWebsite Profil: agrosukses.com/id.327 Komoditi Bisnis: PerkebunanEmail: cak….@gmail.com Status Bisnis: ProdusenHP/Ponsel: 08526xx81683 Nama Perusahaan: Jabatan Uraian ...

  • Budidaya Bengkuang

    Posting: Rabu, 5 Juni 2013 - Hit 12142 - Kontributor:

    Obyek wisata Bogor bukan hanya Kebun Raya, dan Museum Zoologi. Talas, bengkuang, dan pisang, terutama pisang tanduk, juga melengkapi oleh-oleh wisata khas Bogor. Tiga komoditas itu, lalu dianggap sebagai komoditas pertanian khas Bogor. Talas dan pisang tanduk memang benar asli Indonesia, tetapi bengkuang adalah umbi dari kepulauan Karibia, dan Amerika Tengah. Nama Inggris bengkuang  ...

  • Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (010)

    Posting: Kamis, 27 Oktober 2016 - Hit 20296 - Kontributor: Agrosukses Business Club (ABC)

    Pembeli Ikan Air Tawar ID Anggota: 0001649 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1649 Pembeli BerasID Anggota: 0001645 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1645 Pembeli KelapaID Anggota: 0001638 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1638 Pembeli Keong SawahID Anggota: 0001630 Website Profil: www.agrosukses.com/id.163 Pembeli Jahe, Kentang, dan CabeID Anggota: 0001628 Website Profil: ...

  • Ini Dia Cara Belajar Sendiri Ekspor dan Langsung Bisa

    Posting: Rabu, 1 Februari 2017 - Hit 9953 - Kontributor: Agroindo

    Globalisasi telah merambat ke segala bidang bisnis, tidak terkecuali  dunia agrobisnis. Dengan dibuatnya aturan-aturan mengenai perdagangan bebas serta  liberalisasi ekonomi membuka peluang bagi segenap pelaku sektor agrobisnis  (pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan agroindustri) untuk  meningkatkan usahanya dengan melakukan kegiatan ekspor. Sebagai ...

  • Agar Komoditi/Produk Anda Laris Manis

    Posting: Rabu, 1 Februari 2017 - Hit 17474 - Kontributor: Agroindo

    Agar komoditi & produk agrobisnis Anda (pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, agroindustri) laris dijual di pasar lokal bahkan internasional, ada syarat-syarat tertentu yang harus Anda penuhi. Syarat-syarat tersebut mencakup persyaratan mutu, cara-cara pengemasan, pemberian label, sistem penyimpanan, dan lain-lain. Sudahkah Anda lakukan dengan benar? Ebook yang dibuat berdasarkan SNI ...

  • PROFIL SUKSES AGROSUKSES 011

    Posting: Rabu, 15 Juni 2016 - Hit 2524 - Kontributor: Agromania

    Profil Sukses Agrosukses.Com (050)ID Anggota: 0000276 Alamat Lengkap: Jl. Cijawura Girang V No. 69, Bandung, Jawa BaratNama Lengkap: I Putu Permana Putra Bidang Bisnis: kelapa cengkehWebsite Profil: www.agrosukses.com/id.276 Komoditi Bisnis: PerkebunanEmail: putuperm....putra@yahoo.com Status Bisnis: MediatorHP/Ponsel: 0878776xx986 Nama Perusahaan: Jabatan Uraian Usaha: mediatorTelpon/Fax: ...

  • "Harta" Itu Bernama Kerapu

    Posting: Kamis, 6 Juni 2013 - Hit 17382 - Kontributor:

    Indonesia boleh berbangga. Kekayaan biota laut perairan kita ibarat ”surga” yang kerap membuat iri negara lain. Adalah kerapu (Epinephelinae) salah satu komoditas unggulan yang sukses diternakkan di Tanah Air dan banyak diburu negara lain.Seorang pengusaha ikan kawakan pernah menuturkan, perairan Indonesia terpengaruh oleh dua musim subur bagi perkembangbiakan ikan-ikan laut. Hanya ...

  • Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (012)

    Posting: Jumat, 7 April 2017 - Hit 16341 - Kontributor: Agromania

    Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (012) Pembeli Cengkeh, vanili dll ID Anggota: 0003237 Website Profil: www.agrosukses.com/id.3237 Pembeli Buah-buahan ID Anggota: 0003228 Website Profil: www.agrosukses.com/id.3228 Pembeli Bebek ID Anggota:  0003227 Website Profil: www.agrosukses.com/id.3227 Pembeli Budidaya pepaya california dan jagung ID Anggota: 0003218 Website Profil: ...

  • Produksi Kedelai-Jagung Turun, Pemerintah Genjot Impor

    Posting: Kamis, 19 Desember 2013 - Hit 5823 - Kontributor: Agromania

    Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Sasmito Hadi Wibowo mengatakan Indonesia akan banyak mengimpor jagung, kedelai, dan gandum yang memang tidak diproduksi di Indonesia. Terlebih, terdapat indikasi produksi jagung dan kedelai yang menurun pada akhir 2013.“Alasan impor adalah kebutuhan pangan yang luar biasa tinggi, sementara produksi dalam negeri kurang” ujar ...