;
 
 
  home » artikel info » Peluang Budidaya Petai

Peluang Budidaya Petai

Posting: Rabu, 5 Juni 2013 - Hit 19261 - Kontributor:

Di sebuah pasar swalayan di Negeri Belanda, para perantau bisa menemukan petai dalam kaleng. Petai itu bukan berasal dari Indonesia, negeri bekas jajahan mereka, melainkan dari Thailand, negeri yang tidak pernah dijajah.

Kadang-kadang di Belanda bisa pula dijumpai petai segar kupas dalam wadah stereofoam, atau petai yang masih utuh belum dikupas, yang harganya lebih tinggi dibanding petai dalam kaleng. Para penikmat petai fanatik, tetap akan membeli petai segar ini, berapa pun harganya. Sebab kenikmatan petai dalam kaleng, tentu tidak sebaik petai segar yang masih utuh. Peluang pasar inilah yang dengan jeli ditangkap oleh para petani Thailand. Selain petai, mereka juga mengalengkan nangka muda, rebung, pucuk katuk, dan bunga turi.

Pasar petai tidak hanya sebatas Negeri Belanda. Pasar petai terbesar justru di Timur Tengah, Hongkong, dan Taiwan. Sebab di tiga kawasan inilah paling banyak terdapat perantau dari Indonesia, dan petai tidak dapat dibudidayakan di negeri tersebut. Beda dengan di Malaysia. Di sini juga terdapat banyak tenaga kerja Indonesia, tetapi petai juga bisa dibudidayakan di negeri ini. Petai yang dipasarkan dalam bentuk kalengan (caning), segar kupasan dalam stereofoam, maupun utuh (papan), tingkat ketuaannya harus seragam, dan tidak berulat di dalamnya.

Standar persyaratan mutu ini menjadi sangat penting. Sebab di Taiwan misalnya, persyaratan bagi buah dan sayuran yang akan masuk ke sana sangat ketat. Konsumen pun tidak menghendaki biji petai yang terlalu muda, terlalu tua, dan ada ulat di dalamnya. Persyaratan ini harus dipenuhi melalui standar budidaya, dan panen. Bukan standar pasca panen, dan pengemasan. Di Thailand, petai sudah dibudidayakan secara monokultur, berupa “kebun petai”, dengan klon (kultivar) yang seragam. Di Indonesia, belum ada kebun petai skala komersial yang dikelola secara profesional.

Petai (Parkia speciosa), disebut pula twisted cluster bean, stink bean, peteh, yongchaak, sataw, atau sator. Habitat asli petai, tersebar dari India Timur Laut, Bangladesh, Myanmar, Thailand, Kamboja, Vietnam, Malaysia dan Indonesia. Petai tumbuh mulai dari dataran rendah (0 m. dpl) sampai dengan 800 m. dpl. Tanaman petai tumbuh berupa pohon berkayu, dengan tajuk sangat terbuka, berketinggian sampai dengan 30 m. Karena keterbukaan tajuknya, petai cocok dibudidayakan secara tumpang sari, dengan tanaman semusim.

Hingga dalam budidaya petai secara monokultur pun, lahan di bawah tegakan tanaman utama, masih tetap bisa diberi tanaman semusim, tanpa menurunkan tingkat produktivitasnya terlalu jauh. Hampir semua tanaman semusim bisa dibudidayakan di bawah tegakan petai. Namun tanaman kacang tanah, keladi dan empon-empon, merupakan alternatif terbaik. Jagung kurang menguntungkan, karena Produktivitasnya akan sangat rendah, sementara singkong justru akan menurunkan produktivitas petai. Kacang tanah cukup baik, karena akan meningkatkan kesuburan lahan, dengan nitrogen yang ditangkapnya langsung dari udara.

Benih petai okulasi dengan batang atas klon unggul, sudah banyak diproduksi oleh penangkar. Terutama di Jawa Tengah dan Lampung. Idealnya, benih yang akan ditanam di lapangan sudah berukuran 1,5 m. Harga benih ukuran ini, berkisar antara Rp 50.000,- sd. Rp 100.000,-. Pada pembelian dalam jumlah banyak, harga bisa sedikit lebih rendah. Kalau mau agak ringan, bisa membeli benih ukuran di bawah 50 cm, dengan harga Rp 10.000,- sd. Rp 20.000,- disemai dengan perawatan intensif, sampai mencapai ketinggian 1,5 m. Ketika itulah benih dipindah ke lapangan, pada awal musim penghujan.

Benih okulasi setinggi 1,5 m, sudah akan berbuah antara 3 sd. 4 tahun setelah tanam. Tanaman petai akan terus produktif selama 20 sd. 25 tahun, dan harus diremajakan. Tanaman yang sudah terlalu tua, produktivitasnya akan menurun, dan pemanenan buahnya lebih sulit. Di Thailand, tanaman petai sengaja terus dipangkas, hingga hanya mencapai ketinggian antara 4 sd. 6 m, untuk memudahkan perawatan, terutama pembungkusan dan pemanenan. Pembungkusan buah, mutlak harus dilakukan untuk mencegah serangan ulat dalam biji. Terutama apabila hasilnya akan diekspor.

Buah petai berupa tumbuh dalam malai, terdiri dari 4 sd. 8 papan. Dalam satu papan ada belasan biji. Petai adalah komoditas yang beraroma sangat tajam. Sampai-sampai urine mereka yang mengonsumsi petai, juga beraroma sangat tajam khas petai. Karena aromanya yang sangat tajam inilah, petai juga menjadi komoditas yang kontroversial, seperti halnya durian. Di satu pihak ada konsumen yang sangat fanatik menyukai petai, dan di lain pihak ada masyarakat yang sangat tidak menyukai aromanya. Namun petai masih lebih baik dibanding durian, karena tidak menyebarkan aroma dalam ketika belum dikonsumsi.

Biji petai bisa dikonsumsi segar, rebus, bakar, atau goreng, untuk lalap makan nasi terutama dengan lauk ayam, dan ikan goreng. Selain itu, petai juga merupakan bahan campuran dalam berbagai masakan. Baik berupa sayur, maupun lauk. Dewasa ini juga mulai populer nasi goreng petai. Konsumsi petai dalam volume berlebihan, terlebih dengan sambal yang juga dalam volume besar, bisa menimbulkan sakit perut dan diare. Dalam masakan sunda, dengan lalap petai dan sambal, selalu disertai pula dengan lalap yang berasa sepet (mengandung tanin). Gunanya, untuk mencegah gangguan sakit perut.

Petai dipasarkan berupa papan, baik dalam ikatan, maupun satuan. Komoditas ini hampir tidak pernah dijual dalam satuan bobot kilo atau ons. Di pasar swalayan besar, sekarang juga sudah digerai petai dalam kemasan stereofoam. Meskipun harganya relatif tinggi, petai dalam kemasan stereofoam lebih terjamin kualitasnya, sebab sudah melalui seleksi. Namun bagi para pelahap petai fanatik, makan petai haruslah berupa papan secara langsung. Pelahap petai super fanatik, malahan mensyaratkan petai segar (mentah), sebab konon tingkat kelezatan komoditas ini akan menurun ketika dipanaskan. (Foragri).

Artikel & Berita Lainnya (Random)
  • PROFIL SUKSES AGROSUKSES 006

    Posting: Minggu, 23 Agustus 2015 - Hit 9848 - Kontributor: ABC

    PROFIL SUKSES AGROSUKSES 006Profil Sukses Agrosukses.Com (025)ID Anggota: 0000304 Alamat Lengkap: Jl. Sukajadi No. 1 Bandung, bandung, Jawa BaratNama Lengkap: muhammad taufik Bidang Bisnis: ayam, sapi, jahe, pepaya, singkongWebsite Profil: agrosukses.com/id.34 Komoditi Bisnis: PertanianEmail: obayd.....@gmail.com Status Bisnis: Penjual LangsungHP/Ponsel: 085720xx2022 Nama Perusahaan: Indo Jaya ...

  • Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (009)

    Posting: Jumat, 14 Oktober 2016 - Hit 20212 - Kontributor: ABC (Agromania Business Club)

    Pembeli Tepung GaplekID Anggota: 0001781 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1781 Pembeli Cacing LumbricusID Anggota: 0001780 Website Profil: www.agrosukses.com/id.178 Pembeli Coconut FiberID Anggota: 0001776 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1776 Pembeli Jahe Merah, Serei wangi, Singkong DaplangID Anggota: 0001772 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1772 Pembeli SembakoID Anggota: ...

  • Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (008)

    Posting: Kamis, 15 September 2016 - Hit 27684 - Kontributor: AGrosukses Business Club (ABC)

    Pembeli SingkongID Anggota: 0001886 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1886 Pembeli Mete dan CokelatID Anggota: 0001866 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1866 Pembeli JaheID Anggota: 0001863 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1863 Pembeli Komoditi PerkebunanID Anggota: 0001860 Website Profil: www.agrosukses.com/id.186 Pembeli KelapaID Anggota: 0001856 Website Profil: ...

  • Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (010)

    Posting: Kamis, 27 Oktober 2016 - Hit 23072 - Kontributor: Agrosukses Business Club (ABC)

    Pembeli Ikan Air Tawar ID Anggota: 0001649 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1649 Pembeli BerasID Anggota: 0001645 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1645 Pembeli KelapaID Anggota: 0001638 Website Profil: www.agrosukses.com/id.1638 Pembeli Keong SawahID Anggota: 0001630 Website Profil: www.agrosukses.com/id.163 Pembeli Jahe, Kentang, dan CabeID Anggota: 0001628 Website Profil: ...

  • PROFIL SUKSES AGROSUKSES 004

    Posting: Minggu, 23 Agustus 2015 - Hit 5561 - Kontributor: ABC

    PROFIL SUKSES AGROSUKSES 004Profil Sukses Agrosukses.Com (016)ID Anggota: 0000314 Alamat Lengkap: Kp. Pereng 03/02 Des. Kopo, Kec. Kutawaringin Kab. Bandung Jawa Barat, Bandung, Jawa BaratNama Lengkap: Eep Rohman Bidang Bisnis: MurbeyWebsite Profil: agrosukses.com/id.314 Komoditi Bisnis: PertanianEmail: eepro….@gmail.com Status Bisnis: ProdusenHP/Ponsel: 08562xx9165 Nama Perusahaan: CV ...

  • Cara Sukses Berbisnis Kelapa Sawit

    Posting: Minggu, 25 Mei 2014 - Hit 26487 - Kontributor: Agromania

    Kebutuhan akan minyak goreng meningkat setiap tahunnya. Hal inilah yang mendorong sebagian orang untuk membuka lahan kelapa sawit di daerahnya.Jika Anda berniat untuk membuka usaha perkebunan kelapa sawit, ada baiknya Anda menyimak tips usaha kelapa sawit berikut ini :Perkebunan kelapa sawit yang modern mengharuskan setiap pekebun untuk belajar bagaimana proses budi daya kelapa sawit yang benar. ...

  • Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (011)

    Posting: Senin, 7 November 2016 - Hit 31198 - Kontributor: Agrosukses Business Club (ABC)

    Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (011) Pembeli Jahe, cengkeh, kopi dan pinangID Anggota: 0003343Website Profil: www.agrosukses.com/id.3343 Pembeli Pinang, kopi, menteID Anggota: 0003340Website Profil: www.agrosukses.com/id.334 Pembeli Ikan leleID Anggota: 0003336Website Profil: www.agrosukses.com/id.3336 Pembeli Tempurung kelapa, cangkang sawit, ampas sawit, tongkol jagungID Anggota: ...

  • FREE download! (Pustaka Agro)

    Posting: Rabu, 11 September 2019 - Hit 3026 - Kontributor: Agromania

    *SNI_Agar Produk Agro Anda Laku*Komoditi Tanaman Pangan yang Cocok Dikembangkan di Daerah; *Masa Panen Buah di Berbagai Derah di Indonesia; *Peluang Investasi di Berbagai Daerah di Indonesia; *Ternak yang Cocok Dikembangkan di Daerah; *Peluang Wirausaha Ternak Domba;*Peraturan Impor Buah;*Undang2 Perikanan;*Undang2 Perkebunan;*Undang2 Peternakan;*Revitalisasi Pertanian Melalui ...

  • PROFIL SUKSES: Farchan Memopulerkan Lele di Kalimantan

    Posting: Sabtu, 22 Juni 2013 - Hit 8824 - Kontributor:

    Dulu, lele sama sekali tak dilirik di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Konsumen menganggap ikan itu hidup di lingkungan yang kotor. Namun, Farchan Slamet (38) bersama para petani ikan mengubah stigma itu. Sekarang, ia malah kewalahan melayani permintaan lele.Dikisahkan Farchan, lele ditolak karena konsumen jijik. Lele dikira dipelihara di tempat yang tak higienis. Sebagian masyarakat daerah ...

  • PROFIL SUKSES AGROSUKSES 002

    Posting: Minggu, 23 Agustus 2015 - Hit 2920 - Kontributor: ABC

    PROFIL SUKSES AGROSUKSES 002Profil Sukses Agrosukses.Com (006)ID Anggota: 0000327 Alamat Lengkap: Jl. Syafrie Rahman Kel. Koba Kec. Koba, Bangka Tengah, Kep. Bangka BelitungNama Lengkap: Hari Kusharpomo Bidang Bisnis: KelapaWebsite Profil: agrosukses.com/id.327 Komoditi Bisnis: PerkebunanEmail: cak….@gmail.com Status Bisnis: ProdusenHP/Ponsel: 08526xx81683 Nama Perusahaan: Jabatan Uraian ...