;
 
 
  home » artikel info » Peluang Bisnis Beras Hitam

Peluang Bisnis Beras Hitam

Posting: Senin, 17 Juni 2013 - Hit 21214 - Kontributor:

Selain rasanya yang pulen dan wangi, beras hitam ternyata juga berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit. Tapi, belum banyak petani di Indonesia yang menanam padi hitam. Padahal, petani bisa meraup pendapatan yang cukup besar dari bercocok tanam padi hitam.

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan beras merah. Apalagi beras putih. Nah, bagaimana dengan beras hitam, apakah Anda familiar juga dengan jenis beras dengan kelir hitam sesuai namanya itu?

Beras hitam memang masih kalah pamor dibandingkan dengan beras putih dan beras merah. Padahal, beras hitam punya banyak keistimewaan. Selain rasanya yang pulen dan wangi, beras hitam juga bermanfaat bagi tubuh.

Beras hitam memiliki zat anti-aging yang cukup tinggi, yang berguna mencegah penuaan dini. Kadar oksidan dalam beras hitam juga lebih tinggi. Sedangkan kadar glukosanya di bawah beras merah. Sehingga, beras hitam sangat cocok menjadi santapan para pengidap penyakit diabetes.
Namun, belum banyak yang membudidayakan beras yang dulu hanya ada di piring bangsawan kerajan atau sebagai pelengkap ritual adat ini.

Padahal, "Keuntungan yang dihasilkan dari menanam padi hitam lebih tinggi dibandingkan dengan menanam padi jenis biasa," ujar Purwanto, petani beras hitam asal Bantul, Yogyakarta. Purwanto sendiri baru setahun menanam padi hitam.

Dengan memanfaatkan lahan seluas 2,5 hektare, Purwanto dan lima petani lainnya di Argimulyo bisa menghasilkan sekitar 4 ton gabah beras hitam per hektare setiap kali panen. Ia menjual beras hitam seharga Rp 17.000 per kilogram (kg). Tetapi, "Di pasaran harganya bisa mencapai Rp 34.000 per kg," ujarnya.

Proses penanaman padi hitam tidak jauh beda dengan padi biasa. Hanya, sistem tanamnya menggunakan system of rice intensification (SRI) . Yakni, penyemaiannya menggunakan besek dan penanamannya dengan biji tunggal atau tidak merumpun.

Namun, umur tanam padi hitam lebih lama dibandingkan padi jenis lainnya. Padi hitam membutuhkan waktu 120 sampai 140 hari. Adapun masa tanam padi putih hanya 90 hari. Selain itu, bulir-bulir pada padi hitam lebih sedikit jumlahnya ketimbang padi putih.

Karena proses penanamannya masih secara organik, penanganan terhadap hama juga dilakukan secara alami. Contoh, untuk memberantas walang sangit, Purwanto hanya menggunakan bunga dan daun keningkir. Untuk pupuk, ia memanfaatkan sisa buah dan kotoran hewan ternak.

Dwias Anandita, petani beras hitam dari Sleman, Yogyakarta menambahkan, dalam satu tahun, petani bisa menanam padi hitam antara dua hingga tiga kali. Selain Dwias, di Ngaglik, saat ini, ada tiga petani lain yang membudidayakan beras hitam. Mereka pun membentuk perkumpulan bernama Citra Tani Nusantara. Dwias melego beras hitam produksinya Rp 20.000 per kilo dengan kemasan 1 kg dan 25 kg. Omzetnya Rp 11 juta per bulan. (Kontan).

Artikel & Berita Lainnya (Random)
  • Budidaya Bambu Hitam

    Posting: Selasa, 23 Juli 2013 - Hit 15042 - Kontributor:

    Ada dua genus bambu hitam. Pertama genus Phyllostachys yang merupakan bambu hitam sub tropis, dan sudah dibudidayakan di RRC, Jepang, dan Korea. Kedua genus Gigantochloa, yang merupakan bambu hitam tropis, yang banyak tumbuh di kawasan Indonesia, namun belum dibudidayakan secara khusus.Bambu hitam sub tropis adalah Phyllostachys nigra, masih satu genus dengan bambu kuning (pring gading, ...

  • PROFIL SUKSES: Farchan Memopulerkan Lele di Kalimantan

    Posting: Sabtu, 22 Juni 2013 - Hit 8229 - Kontributor:

    Dulu, lele sama sekali tak dilirik di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Konsumen menganggap ikan itu hidup di lingkungan yang kotor. Namun, Farchan Slamet (38) bersama para petani ikan mengubah stigma itu. Sekarang, ia malah kewalahan melayani permintaan lele.Dikisahkan Farchan, lele ditolak karena konsumen jijik. Lele dikira dipelihara di tempat yang tak higienis. Sebagian masyarakat daerah ...

  • UNDANGAN: Temu Pelaku Bisnis Ikan Air Tawar Konsumsi (Penjual, Pembeli, dan Investor)

    Posting: Senin, 29 Februari 2016 - Hit 5413 - Kontributor: Agromania

    “Kemana saya harus menjual ikan saya?” Itulah pertanyaan gelisah yang paling sering diajukan para petani dan pembudidaya ikan (produsen) air tawar . Kegelisahan makin memuncak pada hari2 menjelang masa panen sementara ia belum juga mendapatkan pembeli. Di pihak lain, para eksportir, pedagang, pengumpul, pasar swalayan juga terkadang bingung kemana harus mencari ikan yang harus mereka ...

  • UNDANGAN: Seminar Nasional Ikan Sidat

    Posting: Kamis, 26 Februari 2015 - Hit 16929 - Kontributor: Agromania

    Seminar Nasional Ikan SidatLangkah Jitu Keberhasilan Budidaya, Pemasaran, dan Pengolahan Ikan SidatLATAR BELAKANGKapasitas produksi ikan sidat (anguilla spp) di Indonesia diproyeksi mencapai 12.000 ton, namun realisasi produksinya tercatat hanya sebesar 500 ton atau sekitar 4% dari total kapasitas itu. Padahal, permintaan terus mengalir dari Jepang, Korea, Taiwan, Australia dan Amerika. Pusat ...

  • Hitung-hitungan Bisnis Telur Puyuh

    Posting: Senin, 26 Mei 2014 - Hit 21069 - Kontributor: Agromania

    Permintaan telur burung puyuh terus menanjak dari hari ke hari. Satu peternak bisa kebanjiran pesanan hingga 8.000 telur per hari. Itu belum termasuk permintaan bibit dan daging burung puyuh. Omzet minimal Rp 10 juta per bulan.Telur burung puyuh menjadi kudapan primadona bagi sebagian orang. Permintaan telur binatang bernama Latin Coturnix japonica ini terus meningkat dari hari ke hari.Akibat ...

  • Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (005)

    Posting: Rabu, 17 Agustus 2016 - Hit 12825 - Kontributor: Agrosukses Business Club (ABC)

    Pembeli IkanID Anggota: 0002372 Website Profil: www.agrosukses.com/id.2372 Pembeli Kunyit, Kencur , Jahe, LadaID Anggota: 0002370 Website Profil: www.agrosukses.com/id.237 Pembeli Kelapa Sawit, Ternak Ikan Lele dan NilaID Anggota: 0002365 Website Profil: www.agrosukses.com/id.2365 Pembeli Kelapa, Kunyit, Jahe MerahID Anggota: 0002364 Website Profil: www.agrosukses.com/id.2364 Pembeli Kelapa, ...

  • Bisnis Ayam Pedaging, Labanya Sangat Menggiurkan

    Posting: Kamis, 19 Desember 2013 - Hit 14239 - Kontributor:

    Ciamis sebagai sentra produksi perunggasan rakyat di Jawa Barat, belum sanggup memenuhi permintaan ayam kampung untuk kebutuhan kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta. Permintaan ayam kampung dari Kota Bandung, setiap harinya mencapai 1.000 ekor. Namun para peternak di Ciamis baru bisa memenuhi 800 ekor per minggu."Itu permintaan yang dikomunikasikan langsung kepada Himpunan Peternak Unggas ...

  • Pengolahan Jahe Emprit

    Posting: Selasa, 23 Juli 2013 - Hit 16098 - Kontributor:

    Produksi jahe emprit tahun 2008 melebihi kapasitas permintaan. Akibatnya, di beberapa kawasan di Lampung, komoditas petani ini tidak terpasarkan. Petani tertarik menanam jahe emprit, dengan harapan harga jualnya bisa lebih tinggi dibanding jahe gajah. Mereka tidak tahu bahwa pasar jahe emprit segar sangat terbatas.Meskipun harganya lebih murah, pasar jahe gajah segar hampir tanpa batas, terutama ...

  • Peluang Budidaya Petai

    Posting: Rabu, 5 Juni 2013 - Hit 18276 - Kontributor:

    Di sebuah pasar swalayan di Negeri Belanda, para perantau bisa menemukan petai dalam kaleng. Petai itu bukan berasal dari Indonesia, negeri bekas jajahan mereka, melainkan dari Thailand, negeri yang tidak pernah dijajah.Kadang-kadang di Belanda bisa pula dijumpai petai segar kupas dalam wadah stereofoam, atau petai yang masih utuh belum dikupas, yang harganya lebih tinggi dibanding petai dalam ...

  • Daftar Penjual-Pembeli Aktif Agrosukses (02)

    Posting: Sabtu, 24 Mei 2014 - Hit 25684 - Kontributor: Agromania

    ID Anggota: 0000327 Alamat Lengkap: Jl. Syafrie Rahman Kel. Koba Kec. Koba, Bangka Tengah, Kep. Bangka BelitungNama Lengkap: Hari Kusharpomo Bidang Bisnis: KelapaWebsite Profil: www.agrosukses.com/id.327 Komoditi Bisnis: PerkebunanEmail: cak….@gmail.com Status Bisnis: ProdusenHP/Ponsel: 08526xx81683 Nama Perusahaan: Jabatan Uraian Usaha: Memiliki kebun seluas 2 haTelpon/Fax: ...