;
 
 
  home » artikel info » Budidaya Bambu Hitam

Budidaya Bambu Hitam

Posting: Selasa, 23 Juli 2013 - Hit 15969 - Kontributor:

Ada dua genus bambu hitam. Pertama genus Phyllostachys yang merupakan bambu hitam sub tropis, dan sudah dibudidayakan di RRC, Jepang, dan Korea. Kedua genus Gigantochloa, yang merupakan bambu hitam tropis, yang banyak tumbuh di kawasan Indonesia, namun belum dibudidayakan secara khusus.

Bambu hitam sub tropis adalah Phyllostachys nigra, masih satu genus dengan bambu kuning (pring gading, Phyllostachys aureosulcata), yang berasal dari kawasan sub tropis Asia. Sementara bambu hitam tropis adalah Gigantochloa verticillata, yang masih satu genus dengan bambu strip (bambu hijau bergaris-garis vertikal kuning, Gigantochloa maxima). Bambu hitam sub tropis Phyllostachys nigra, juga sudah diintroduksi ke Indonesia, sebagai tanaman koleksi, antara lain terdapat di kebun raya Bogor. Sementara bambu kuning, yang juga berasal dari kawasan sub tropis, sudah banyak tumbuh di halaman rumah masyarakat Indonesia.

Bambu hitam Gigantochloa verticillata, maupun Phyllostachys nigra, sama-sama bisa tumbuh sampai 30 m, merupakan bahan bangunan, meubel, anyaman dan bahan kerajinan lainnnya. Sebenarnya warna kulit batang bambu hitam, bukan hitam legam, melainkan ungu kehitaman. Di masyarakat Jawa, warna ini disebut “wulung”. Hingga bambu hitam juga dikenal dengan sebutan “pring wulung”. Sebenarnya, pada kulit bambu hitam juga terdapat strip (garis-garuis vertikal), dengan warna lebih muda, seperti halnya pada bambu strip Gigantochloa maxima. Hanya strip-strip pada bambu hitam tidak terlalu mencolok, seperti halnya pada bambu strip Gigantochloa maxima.

Tekstur serat bambu hitam juga sangat baik, dan kuat. Hingga bambu ini felksibel sebagai bahan bangunan, misalnya saung (gazebo) di resor mewah. Mulai untuk tiangnya, dindingnya (sebagai anyaman), sebagai meubel (meja, kursi, dan sofa), maupun sebagai asesori (kap lampu). Nilai bambu hitam menjadi cukup tinggi, karena penampilannya yang menarik, teksturnya lentur, seratnya kuat,  dan yang paling penting juga karena ketersediaannya yang terbatas. Di Jepang, dan RRC bambu hitam Phyllostachys nigra sudah dikebunkan secara massal. Di Indonesia, bambu hitam Gigantochloa verticillata masih tumbuh liar di kebun-kebun rakyat, dan populasinya makin menyusut.

Padahal budidaya bambu hitam tidak hanya sekadar menghasilkan bambu, melainkan juga rebungnya. Rebung bambu hitam Phyllostachys nigra maupun Gigantochloa verticillata sama-sama enak. Rasanya manis, teksturnya renyah, dengan aroma khas rebung. Rebung yang selama ini dianggap paling enak adalah rebung bambu betung (Dendrocalamus asper). Nomor dua rebung bambu hitam Gigantochloa verticillata. Budidaya bambu hitam di Jepang dan RRC, bukan sekadar untuk menghasilkan batang bambu tua, melainkan juga untuk memroduksi rebung sebagai komoditas sayuran. Rebung dari kebun bambu di RRC dan Jepang, bukan hanya dipasarkan segar, melainkan juga dikalengkan.

Selama ini, budidaya bambu di Indonesia sulit untuk dimasalkan, antara lain karena masalah benih. Budidaya bambu di negeri kita masih menggunakan benih bonggol yang berukuran besar, berat, dan sulit mengambilnya dari rumpun bambu. Bonggol bambu untuk benih, harus berupa satu bonggol, dengan satu tunggul (batang bambu yang sudah ditebang). Pengambilan bonggol dari rumpun bambu yang lebat, merupakan kendala pengadaan benih. Di Jepang, RRC, bahkan juga di Thailand, budidaya bambu sudah menggunakan benih dari ranting. Caranya, pada pangkal ranting yang menempel ke batang bambu, dipasang moss yang sudah dibungkus plastik, dan diikatkan ke batang dengan erat.

Dalam jangka waktu sekitar satu bulan, pada pangkal ranting yang dipasangi moss itu akan tumbuh akar. Mula-mula akar yang tampak dari luar plastik pembungkus moss berwarna putih. Tidak seberapa lama kemudian, akar itu akan berwarna kecokelatan. Setelah akar berwarna cokelat, ranting itu bisa diambil dari batangnya, bagian atasnya dipotong lalu disemai dalam polybag. Teknik memperbanyak benih seperti ini, oleh masyarakat Indonesia populer disebut “mencangkok”, dan sudah banyak dipraktekkan pada perbanyakan benih salak pondoh. Cara inilah yang paling ideal dilakukan untuk memperbanyak benih bambu.

Semaian benih bambu dalam polybag, baru bisa dipindahkan ke lapangan, pada umur antara 3 sd 4 bulan. Usahakan penanaman benih di lapangan pada awal musim penghujan. Hingga pada musim kemarau, tanaman bambu sudah cukup kuat. Pada awal musim penghujan, tanaman muda ini sudah akan menumbuhkan rebung bambu yang masih berukuran sangat kecil. Umur dua sampai dengan tiga tahun, tanaman bambu dari benih ranting ini, sudah menjadi rumpun bambu biasa, dengan ukuran batang yang juga normal. Sejak itulah panen rebung secara rutin bisa dilakukan. Ada beberapa teknik pemanenan rebung.

Pertama, semua rebung dalam satu rumpun diambil. Ini dilakukan pada penanaman bambu dengan jarak rapat. Secara periodik, misalnya selang tiga tahun, salah satu rebung dipelihara, kemudian bambu tua ditebang. Penebangan bisa dilakukan secara bertahap (tebang pilih), bisa serentak dengan pembongkaran lahan. Cara kedua, dengan memelihara tiga sampai dengan lima batang bambu tua dalam satu rumpun. Apabila tiap tahun salah satu batang itu ditebang, maka tiap tahun juga harus disisakan satu rebung agar tumbuh menjadi bambu tua. Penebangan bambu harus dilakukan sesaat setelah rebung tumbuh menjadi batang bambu.

Sebab ketika itulah cadangan gula dalam batang bambu habis, hingga resiko bambu diserang hama bubuk bisa dihindari. Budidaya bambu hitam dengan benih asal ranting, banyak keuntungannya. Pertama, benih bisa diproduksi secara massal dan mudah. Kedua, pengangkutan benih ke lokasi penanaman juga bisa menjadi sangat murah, dibandingkan dengan benih dari bonggol bambu. Selama ini, ekspor meubel dan kerajinan bambu kita terutama ke Uni Eropa cukup bagus. Bahan meubel itu terutama bambu hitam, bambu strip dan juga bambu tutul (Bambusa maculata). Hingga budidaya tiga jenis bambu ini, menjadi berprospek sangat menarik. (Foragri)

Artikel & Berita Lainnya (Random)
  • Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (001)

    Posting: Selasa, 2 Agustus 2016 - Hit 10938 - Kontributor: AGrosukses Business Club (ABC)

    Pembeli KelapaID Anggota: 0002819 Website Profil: www.agrosukses.com/id.2819 Pembeli Kepala Udang, Kulit Udang, Kulit Rajungan, Rumput LautID Anggota: 0002811 Website Profil: www.agrosukses.com/id.2811 Pembeli AyamID Anggota: 0002788 Website Profil: www.agrosukses.com/id.2788 Pembeli Kelapa, Cengkeh, Pala, Ikan Teri DllID Anggota: 0002787 Website Profil: www.agrosukses.com/id.2787 Pembeli ...

  • Arang Batok Kelapa Berbuah Sukses

    Posting: Senin, 26 Mei 2014 - Hit 53836 - Kontributor: Agromania

    Fungsi dan kegunaan dari arang batok kelapa yang marak dicari dan diperjual belikan yang bahkan marketnya sampai pasar luar negeri, Meskipun ini limbah, tapi hasil arang dan cairan asap atau liquid smoke-nya berpeluang diekspor ke China dan Amerika, Siapa sangka tempurung kelapa yang yang sudah diolah menjadi briket menembus pasar ekspor. Tentu saja keuntungan dari bisnis briket tempurung kelapa ...

  • Tips Langkah-Langkah Menanam Padi Yang Baik dan Benar

    Posting: Selasa, 29 Oktober 2013 - Hit 165842 - Kontributor:

    Anda ingin budidaya tanaman padi ? coba pelajari cara menanam padi yang akan kita bahas kali ini. Banyak tahap-tahap yang perlu anda pelajari tentang membudidayakan tanaman padi.  Cara menanam padi ini terbagi ke dalam beberapa tahapam, yang dimulai dari memilih benih sampai kepemeliharaan yang berlanjut ke tahap pemanenan. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh para petani sebelum ...

  • Produksi Kedelai-Jagung Turun, Pemerintah Genjot Impor

    Posting: Kamis, 19 Desember 2013 - Hit 6847 - Kontributor: Agromania

    Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Sasmito Hadi Wibowo mengatakan Indonesia akan banyak mengimpor jagung, kedelai, dan gandum yang memang tidak diproduksi di Indonesia. Terlebih, terdapat indikasi produksi jagung dan kedelai yang menurun pada akhir 2013.“Alasan impor adalah kebutuhan pangan yang luar biasa tinggi, sementara produksi dalam negeri kurang” ujar ...

  • Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (004)

    Posting: Senin, 15 Agustus 2016 - Hit 15561 - Kontributor: Agrosukses Business Club (ABC)

    Pembeli JaheID Anggota: 0002487 Website Profil: www.agrosukses.com/id.2487 Pembeli Ikan KerapuID Anggota: 0002469 Website Profil: www.agrosukses.com/id.2469 Pembeli Talas PontianakID Anggota: 0002483 Website Profil: www.agrosukses.com/id.2483 Pembeli Madu Yaman, KurmaID Anggota: 0002473 Website Profil: www.agrosukses.com/id.2473 Pembeli Getah KaretID Anggota: 0002467 Website Profil: ...

  • FREE download! (Pustaka Agro)

    Posting: Rabu, 11 September 2019 - Hit 5652 - Kontributor: Agromania

    *SNI_Agar Produk Agro Anda Laku*Komoditi Tanaman Pangan yang Cocok Dikembangkan di Daerah; *Masa Panen Buah di Berbagai Derah di Indonesia; *Peluang Investasi di Berbagai Daerah di Indonesia; *Ternak yang Cocok Dikembangkan di Daerah; *Peluang Wirausaha Ternak Domba;*Peraturan Impor Buah;*Undang2 Perikanan;*Undang2 Perkebunan;*Undang2 Peternakan;*Revitalisasi Pertanian Melalui ...

  • (001) Panggilan Kepada Calon Anggota

    Posting: Jumat, 5 Juli 2013 - Hit 6370 - Kontributor:

    Daftar Nama berikut adalah Calon Anggota Agrosukses Business Club (ABC) yang telah lama mendaftar (lebih dari 1 minggu) tapi belum juga menyelesaikan urusan administrasi. Diharap segera menyelesaikannya. Harap hubungi: agrokontak@gmail.com. Terima kasih.Wilfri J. HutabaratKTP: 1271150406860003ALAMAT: Jl.Sei Sikundur No.14, Medan, Sumatra UtaraRobertus J HerbiantoroKTP: 3674032502650003ALAMAT: Jl ...

  • Mengenal Usaha Budidaya Ulat Sutra

    Posting: Senin, 8 Juli 2013 - Hit 26396 - Kontributor:

    Kain Sutra  tentu sudah cukup akrab di tengah masyarakat kita, selain rasa nyaman pada saat dipakai kain Sutra  juga dikenal cukup halus. Sutra  yang dibuat dengan alat tenun tradisional atau Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) semakin menambah daya tarik kain Sutra . Sebagian orang tidak mengetahui bahwa kain Sutra  dibuat dari kokon ulat Sutra , namun bagi sebagian orang budidaya ...

  • Meraup Milyaran Rupiah dari Bisnis Minyak Atsiri

    Posting: Jumat, 17 Oktober 2014 - Hit 61360 - Kontributor:

    Di usianya yang baru 23 tahun, mahasiswa sebuah universitas negeri di Yogjakarta ini kini sudah menjadi pengusaha sukses beromzet miliiaran rupiah. Namun untuk mendapatkan semua itu memerlukan perjuangan penuh liku. Berikut wawancara NOVA dengan pemuda asal Desa Ngargosari, Kec. Sukorejo, Kab. Kendal (Jateng).Omzet usaha minyak asiri milik Anda kini mencapai Rp2 miliar per tahun. Kok, bisa di ...

  • SOLUSI AGROSUKSES: Tanah Tidak Subur

    Posting: Jumat, 9 Januari 2015 - Hit 6668 - Kontributor:

    Saya mempunyai tanah seluas 3.000 m2, berlokasi di Parung, Bogor. Namun, sebagian besar hanya bisa ditanam singkong dan hasilnya pun ada rasa pahitnya. Jika ditanam tanaman buah, hasilnya tidak memuaskan. Tanaman sulit tumbuh dan kurang sehat.Ada beberapa pertanyaan yang ingin saya kemukakan :Bagaimana cara mengembalikan kesuburannya?Bagaimana memupuk tanaman buah yang sudah besar?Bagaimana ...