;
 
 
  home » artikel » Pengolahan Jahe Emprit

Pengolahan Jahe Emprit

Posting: Selasa, 23 Juli 2013 - Hit 16085 - Kontributor:

Produksi jahe emprit tahun 2008 melebihi kapasitas permintaan. Akibatnya, di beberapa kawasan di Lampung, komoditas petani ini tidak terpasarkan. Petani tertarik menanam jahe emprit, dengan harapan harga jualnya bisa lebih tinggi dibanding jahe gajah. Mereka tidak tahu bahwa pasar jahe emprit segar sangat terbatas.

Meskipun harganya lebih murah, pasar jahe gajah segar hampir tanpa batas, terutama untuk ekspor. Selain hanya bisa dipasarkan di dalam negeri, penyerap terbesar jahe emprit hanyalah industri. Namun agroindustri jahe di Indonesia, masih sebatas pada proses pengolahan sampai menjadi serbuk sebagai bahan baku permen dan minuman jahe. Umumnya produsen permen dan minuman jahe masih berupa industri kecil, dengan serapan bahan baku yang juga sangat terbatas. Inilah kendala utama penyebab tidak terpasarkannya jahe emprit dari tangan petani.

Di Indonesia, paling tidak dikenal tiga varietas jahe: jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah. Rimpang jahe gajah berukuran paling besar, dengan rasa pedas dan aroma (kandungan minyak asiri) rendah. Jahe emprit berukuran paling kecil, dengan rasa padas dan aroma sangat kuat. Jahe merah berukuran sedang, wana kulit ungu kemerahan, rasa pedas dan aroma sedang. Jehe gajah paling banyak dibudidayakan, karena pasarnya paling luas, produktivitasnya juga paling tinggi. Jahe emprit produktivitasnya paling rendah, tetapi potensial dibudidayakan untuk agroindustri. Jahe merah paling sedikit dibudidayakan, karena pasarnya yang sangat terbatas, hanya untuk jamu.

Jahe emprit hanya bisa dipanen pada umur di atas embilan bulan. Beda dengan jahe gajah yang bisa dipanen rebung, maupun jage mudanya. Jahe gajah muda adalah bahan asinan jahe (pickle). Ada dua macam asinan jahe, yakni asinan jahe cina dan asinan jahe australia. Sebutan ini digunakan karena adanya perbedaan dalam proses pembuatannya.  Jahe cina sendiri dibedakan menjadi beberapa kualitas.  yakni 1 Young Stem Ginger; 2 Choise Selected Stem Ginger; 3 Fingers; 4 Cargo Ginger; 5 Skins, Shavings, Tops dan Tails.
Produk asinan jahe, masih bisa dioleh lebih lanjut menjadi manisan jahe, kemudian kristal jahe (manisan kering bertabur gula).  Jahe emprit tidak feasible untuk dipanen muda sebagai bahan asinan. Hingga jahe emprit tua, harus diolah lebih lanjut menjadi Scraped ginger, yakni rimpang jahe yang dikupas, dipotong, lalu dikeringkan. Coated gingger, yakni jahe tanpa dikupas langsung diiris dan dikeringkan. 3 Bleached ginger, yakni jahe kupas, dicelupkan ke dalam air kapur, baru diiris dan dikeringkan. 4 Black ginger, yakni jahe utuh tanpa dikupas, dicelupkan ke dalam air mendidih lalu dikeringkan.

Bagi para petani kita, pengolahan jahe emprit menjadi Coated gingger, paling dianjurkan. Selain proses ini paling sederhana, hasilnya berupa keripik (chips) jahe, bisa diolah lebih lanjut menjadi serbuk jahe, melalui proses penggilingan. Pengolahan jahe emprit menjadi Black ginger, memang lebih sederhana, karena idak disertai proses pengirisan. Namun pengeringan dan juga penggilingan Black ginger memerlukan waktu lebih lama. Modal untuk mengolah jahe emprit segar menjadi Coated gingger, hanyalah bak pencucian, rak penirisan, unit pengirisan dengan alat iris manual seperti perajang keripik pisang/singkong, dan rak penjemuran.

Dalam proses pengolahan jahe emprit segar menjadi Coated gingger, tidak diperlukan alat pengering buatan (dryer). Sebab panen jahe selalu terjadi pada musim kemarau, dengan sinar matahari penuh sepanjang hari. Hingga pengeringan irisan jahe Coated gingger, cukup menggunakan rak dengan dasar anyaman bambu (widig), sebagai alas penjemur.  Dalam waktu dua sampai tiga hari, irisan rimpang jahe sudah akan mengering. Produk Coated gingger ini selanjutnya digiling dengan penggilingan (penepung) biasa, sampai menjadi serbuk jahe.

Serbuk jage inilah yang kemudian diolah lebih lanjut menjadi oleoresin dan minyak asiri. Minyak asiri jahe, adalah minyak hasil penyulingan (destilasi), serbuk jahe emprit. Oleoresin jahe adalah proses ekstraksi serbuk jahe emprit, hingga menjadi cairan pekat dengan aroma dan rasa pedas jahe. Beda gingger oil dengan gingger oleoresin adalah, minyak asiri hanya mengambil aroma jahe, oleoresin mengambil aroma plus rasa pedasnya. Proses pengolahan serbuk jahe emprit menjadi minyak asiri, relatif lebih sederhana, dibanding dengan pengolahan oleoresin. Pemasaran minyak asiri jahe, juga lebih mudah dibanding dengan pemasaran oleoresin.

Secara teknis, proses pengolahan jahe emprit segar menjadi Coated gingger, serbuk jahe, sampai ke minyak asiri, bisa dilakukan oleh petani. Yang menjadi masalah, modal petani selalu pas-pasan. Setelah panen jahe, petani selalu berharap segera menerima uang cash, berapa pun nilainya. Untuk ituah diperlukan koperasi, yang beranggotakan petani. Koperasi inilah yang akan mengupayakan modal, hingga mampu membayar cash ke petani, kemudian mengolah jahe emprit segar sampai menjadi minyak asiri, yang dengan nilai tambah lebih baik. (Foragri).

Artikel & Berita Lainnya (Random)
  • PROFIL SUKSES AGROSUKSES 008

    Posting: Senin, 24 Agustus 2015 - Hit 6684 - Kontributor: ABC

    PROFIL SUKSES AGROSUKSES 008Profil Sukses Agrosukses.Com (035)ID Anggota: 0000293 Alamat Lengkap: Jalan Nusa Indah No. 72 Ds. Tulungrejo Kec. Pare , pare kediri, Jawa TimurNama Lengkap: muchlis achmadi Bidang Bisnis: Kelapa, Jamur,Website Profil: agrosukses.com/id.293 Komoditi Bisnis: PertanianEmail: dayaperkasa...@gmail.com Status Bisnis: MediatorHP/Ponsel: 0853301xx567 Nama Perusahaan: Jabatan ...

  • Peluang Budidaya Petai

    Posting: Rabu, 5 Juni 2013 - Hit 18262 - Kontributor:

    Di sebuah pasar swalayan di Negeri Belanda, para perantau bisa menemukan petai dalam kaleng. Petai itu bukan berasal dari Indonesia, negeri bekas jajahan mereka, melainkan dari Thailand, negeri yang tidak pernah dijajah.Kadang-kadang di Belanda bisa pula dijumpai petai segar kupas dalam wadah stereofoam, atau petai yang masih utuh belum dikupas, yang harganya lebih tinggi dibanding petai dalam ...

  • "Harta" Itu Bernama Kerapu

    Posting: Kamis, 6 Juni 2013 - Hit 20367 - Kontributor:

    Indonesia boleh berbangga. Kekayaan biota laut perairan kita ibarat ”surga” yang kerap membuat iri negara lain. Adalah kerapu (Epinephelinae) salah satu komoditas unggulan yang sukses diternakkan di Tanah Air dan banyak diburu negara lain.Seorang pengusaha ikan kawakan pernah menuturkan, perairan Indonesia terpengaruh oleh dua musim subur bagi perkembangbiakan ikan-ikan laut. Hanya ...

  • Harga Cabai Rawit, Tomat, Bawang Bombay Naik Karena Musim Hujan

    Posting: Kamis, 12 Desember 2013 - Hit 8477 - Kontributor: Agromania

    Para ibu rumah tangga mesti bersiap-siap. Harga sejumlah kebutuhan bahan pokok sayuran terpantau mulai merangkak naik memasuki musim penghujan ini.Pantauan kami, kenaikan harga paling signifikan terjadi pada cabai rawit hijau sekitar Rp 5.000 per kilogram (kg) dan bawang bombay Rp 7.000 per kg."Harga sayuran dari minggu lalu sudah mulai naik, mungkin mulai masuk musim hujan," ujar Suparmi (52), ...

  • SOLUSI AGROSUKSES: Tanah Tidak Subur

    Posting: Jumat, 9 Januari 2015 - Hit 6076 - Kontributor:

    Saya mempunyai tanah seluas 3.000 m2, berlokasi di Parung, Bogor. Namun, sebagian besar hanya bisa ditanam singkong dan hasilnya pun ada rasa pahitnya. Jika ditanam tanaman buah, hasilnya tidak memuaskan. Tanaman sulit tumbuh dan kurang sehat.Ada beberapa pertanyaan yang ingin saya kemukakan :Bagaimana cara mengembalikan kesuburannya?Bagaimana memupuk tanaman buah yang sudah besar?Bagaimana ...

  • Daftar Permintaan (Rutin & Kontinyu) 004

    Posting: Rabu, 3 April 2019 - Hit 12130 - Kontributor: Agromania

    Cari Pemasok Lobster Kami mencari pemasok Lobster dengan jumlah 100 kilogram per minggu secara rutin. Silahkan kirimkan penawaran Anda. Menerima Bahan Baku Pupuk Kami bersedia menerima penawaran bahan baku pupuk. Bahan tersebut akan kami olah kembali untuk diekspor ke Malasya. Kami adalah penjual pupuk organiik. Cari Bibit Jamur Kami memproduksi jamur sejak 1987. Kami membutuhkan bibit jamur ...

  • UNDANGAN: Temu Pelaku Bisnis Ikan Air Tawar Konsumsi (Penjual, Pembeli, dan Investor)

    Posting: Senin, 29 Februari 2016 - Hit 5405 - Kontributor: Agromania

    “Kemana saya harus menjual ikan saya?” Itulah pertanyaan gelisah yang paling sering diajukan para petani dan pembudidaya ikan (produsen) air tawar . Kegelisahan makin memuncak pada hari2 menjelang masa panen sementara ia belum juga mendapatkan pembeli. Di pihak lain, para eksportir, pedagang, pengumpul, pasar swalayan juga terkadang bingung kemana harus mencari ikan yang harus mereka ...

  • Hitung-hitungan Bisnis Telur Puyuh

    Posting: Senin, 26 Mei 2014 - Hit 21063 - Kontributor: Agromania

    Permintaan telur burung puyuh terus menanjak dari hari ke hari. Satu peternak bisa kebanjiran pesanan hingga 8.000 telur per hari. Itu belum termasuk permintaan bibit dan daging burung puyuh. Omzet minimal Rp 10 juta per bulan.Telur burung puyuh menjadi kudapan primadona bagi sebagian orang. Permintaan telur binatang bernama Latin Coturnix japonica ini terus meningkat dari hari ke hari.Akibat ...

  • PROFIL SUKSES AGROSUKSES 007

    Posting: Senin, 24 Agustus 2015 - Hit 7912 - Kontributor: ABC

    PROFIL SUKSES AGROSUKSES 007Profil Sukses Agrosukses.Com (030)ID Anggota: 0000298 Alamat Lengkap: Jl Gegerkalong girang no 69 Bandung, Bandung, Jawa BaratNama Lengkap: Hasyim Ahmad Bidang Bisnis: Ikan nilaWebsite Profil: agrosukses.com/id.298 Komoditi Bisnis: PerikananEmail: tasban....net@gmail.com Status Bisnis: MediatorHP/Ponsel: 022614xx565 Nama Perusahaan: Jabatan Uraian Usaha: Mediator ...

  • Produksi Kedelai-Jagung Turun, Pemerintah Genjot Impor

    Posting: Kamis, 19 Desember 2013 - Hit 6237 - Kontributor: Agromania

    Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Sasmito Hadi Wibowo mengatakan Indonesia akan banyak mengimpor jagung, kedelai, dan gandum yang memang tidak diproduksi di Indonesia. Terlebih, terdapat indikasi produksi jagung dan kedelai yang menurun pada akhir 2013.“Alasan impor adalah kebutuhan pangan yang luar biasa tinggi, sementara produksi dalam negeri kurang” ujar ...