;
 
 
  home » artikel » Untung Ratusan Juta Rupiah dari Budidaya Ikan Kerapu

Untung Ratusan Juta Rupiah dari Budidaya Ikan Kerapu

Posting: Rabu, 22 Oktober 2014 - Hit 10515 - Kontributor: Agromania

Untung Ratusan Juta Rupiah dari Budidaya Ikan Kerapu

Untung Ratusan Juta Rupiah dari Budidaya Ikan Kerapu

Budidaya Ikan Kerapu, kini menjadi salah satu usaha yang menjanjikan omzet tinggi bagi warga Lamongan, Jawa Timur. Terbatasnya komoditas ikan kerapu di pasaran, membuat harga ikan yang dagingnya gurih dan kaya protein ini relatif stabil. Sehingga, warga mulai menekuni usaha ini sebagai sumber mata pencaharian untuk menghidupi keluarganya.

Para petani tambak di desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Lamongan Jawa Timur, kini menjelma menjadi salah satu produsen Ikan Kerapu, yang memasok kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri. Luar biasa bukan.

Sebanyak 95 warganya, sukses menjadi pembudidaya Ikan Kerapu di lahan pertambakan seluas 48 hektare, yang berada di desanya. Para petani tambak ini, mulai membudidayakan Ikan Kerapu sejak tahun 1999, setelah krisis ekonomi melanda negeri ini.

Membudidayakan ikan kerapu menjanjikan omzet yang menggiurkan, keuntungan sekali panen bisa mencapai 150 juta rupiah atau 100 persen dari ongkos produksinya yang hanya 72 juta rupiah.

Harga ikan kerapu cantan misalnya, untuk ukuran konsumsi dalam negeri, harganya bisa mencapai 95 ribu hingga 105 ribu rupiah per kilonya. Sementara kerapu kualitas ekspor, bisa mencapai 350 ribu rupiah per kilonya.

Untuk memulai bisnis ini, para petani membutuhkan waktu kurang lebih delapan bulan untuk masa tabur benih hingga panen. Sementara Dalam masa panen, ikan yang bisa dipanen di tambak seluas 48 hektare ini bisa mencapai lebih dari enam ton tiap bulannya.

Ismail Nafis, salah satu petani tambak, mengatakan, para petani di desanya membudidayakan kerapu jenis cantang, hasil persilangan antara kerapu macan dan kerapu kertan. Selain harganya yang bagus jika dijual dipasaran, jenis ini banyak diminati para pesanan, khususnya dari manca negara.

Meski demikian, para petani juga membudidayakan ikan kerapu jenis lumpur dan macan.

“Selain di pasarkan ke sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya dan beberapa kota besar lainnya. Sepuluh persen dari hasil panen para petani ini juga di ekspor ke sejumlah negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura,” Ungkap Ismail bangga.

Jerih payah para petani tambak di Desa Labuhan dalam membudidayakan ikan kerapu sejak tahun 1999 tersebut, kini membuahkan hasil dan dapat dinikmati. Sebab, selain meningkatkan taraf hidup petani tambak, hasil panen yang berkulitas juga mengantarkan Desa Labuhan ini, dikenal sebagai sentra budidaya ikan kerapu, yang sejahtera di tengah sulitnya kondisi ekonomi negeri ini.

SUMBER: Gresikgress

Artikel & Berita Lainnya (Random)
  • Tips Sukses Berbisnis Jamur Kuping

    Posting: Selasa, 29 Oktober 2013 - Hit 14710 - Kontributor:

    Berbisnis jamur kuping mungkin belum sepopuler berbisnis  jamur tiram. Namun keuntungan yang akan Anda peroleh dari berbisnis jamur kuping tak kalah besarnya dengan keuntugan berbisnis jamur tiram. Bisnis jamur sendiri merupakan salah satu model bisnis yang sedang naik daun. Makanya tak heran jika banyak orang yang memilih membudidayakan jamur di lahan mereka. selain mudah dalam perawatan, ...

  • Pengolahan Jahe Emprit

    Posting: Selasa, 23 Juli 2013 - Hit 16423 - Kontributor:

    Produksi jahe emprit tahun 2008 melebihi kapasitas permintaan. Akibatnya, di beberapa kawasan di Lampung, komoditas petani ini tidak terpasarkan. Petani tertarik menanam jahe emprit, dengan harapan harga jualnya bisa lebih tinggi dibanding jahe gajah. Mereka tidak tahu bahwa pasar jahe emprit segar sangat terbatas.Meskipun harganya lebih murah, pasar jahe gajah segar hampir tanpa batas, terutama ...

  • PROFIL SUKSES: Farchan Memopulerkan Lele di Kalimantan

    Posting: Sabtu, 22 Juni 2013 - Hit 8494 - Kontributor:

    Dulu, lele sama sekali tak dilirik di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Konsumen menganggap ikan itu hidup di lingkungan yang kotor. Namun, Farchan Slamet (38) bersama para petani ikan mengubah stigma itu. Sekarang, ia malah kewalahan melayani permintaan lele.Dikisahkan Farchan, lele ditolak karena konsumen jijik. Lele dikira dipelihara di tempat yang tak higienis. Sebagian masyarakat daerah ...

  • Daftar Permintaan (Rutin & Kontinyu) 002

    Posting: Rabu, 20 Maret 2019 - Hit 19685 - Kontributor: Agromania

    Minta Penawaran Kayu Kami adalah perusahaan trading di bidang perkayuan. Kayu dengan kualitas baik dan harga bersaing kami butuhkan. Anda dapat menghubungi kami segera. Minta Penawaran Ikan Laut Dengan harga bersaing, kami bersedia membeli ikan laut untuk kami jual kembali di pasar lokal Indonesia. Kami adalah perusahaan trading yang bergerak di bidang ini sejak sekitar tahun 1995. Butuh ...

  • Daftar Pembeli (Rutin & Kontinyu) (014)

    Posting: Jumat, 18 Agustus 2017 - Hit 28429 - Kontributor: Agromania

    Pembeli Kelapa ID Anggota: 0002955 Website Profil    www.agrosukses.com/id.2955 Pembeli Padi ID Anggota: 0002953 Website Profil    www.agrosukses.com/id.2953 Pembeli Kemiri, Kacang Tanah, Bawang Putih, Lada, Ketumbar, Jahe, Kencur, Kunyit, Asam ID Anggota: 0002949 Website Profil    www.agrosukses.com/id.2949 Pembeli Kemiri, Biji Pala ID Anggota: ...

  • Budidaya Sapi Bali

    Posting: Kamis, 6 Juni 2013 - Hit 25804 - Kontributor:

    Tulang sapi bali terbilang kecil ketimbang sapi jenis lain, tapi memiliki persentase daging lebih tebal. Permintaan jenis sapi inipun terus meningkat. Namun pembatasan penjualan oleh Pemerintah Daerah Bali membuat sapi bali semakin sulit didapatkan.Permintaan daging sapi yang terus naik membuat bisnis penggemukan dan pembibitan sapi sangat menguntungkan. Apalagi jika sapi yang dibudidayakan ...

  • SOLUSI AGROSUKSES: Pepaya Sukun

    Posting: Kamis, 23 Oktober 2014 - Hit 5987 - Kontributor: Agromania

    MASALAH:Saya mempunyai pepaya sukun berumur 20 bulan. Pada umur 5 bulan berbuah lebat. Buah tidak berbiji, tapi di dalam rongga terdapat daging buah sebesar ibu jari tangan. Panjang buah 16-21 cm, diameter 9-11 cm, tebal daging 2 cm, bobot rata-rata 0,750 kg. Warna kulit buah matang merah kekuning-kuningan. Rasa manis dan sedikit berair. Buah tahan 5-7 hari sejak matang pohon. Pepaya itu ...

  • Budidaya Bengkuang

    Posting: Rabu, 5 Juni 2013 - Hit 13295 - Kontributor:

    Obyek wisata Bogor bukan hanya Kebun Raya, dan Museum Zoologi. Talas, bengkuang, dan pisang, terutama pisang tanduk, juga melengkapi oleh-oleh wisata khas Bogor. Tiga komoditas itu, lalu dianggap sebagai komoditas pertanian khas Bogor. Talas dan pisang tanduk memang benar asli Indonesia, tetapi bengkuang adalah umbi dari kepulauan Karibia, dan Amerika Tengah. Nama Inggris bengkuang  ...

  • Daftar Permintaan (Rutin & Kontinyu) 004

    Posting: Rabu, 3 April 2019 - Hit 13461 - Kontributor: Agromania

    Cari Pemasok Lobster Kami mencari pemasok Lobster dengan jumlah 100 kilogram per minggu secara rutin. Silahkan kirimkan penawaran Anda. Menerima Bahan Baku Pupuk Kami bersedia menerima penawaran bahan baku pupuk. Bahan tersebut akan kami olah kembali untuk diekspor ke Malasya. Kami adalah penjual pupuk organiik. Cari Bibit Jamur Kami memproduksi jamur sejak 1987. Kami membutuhkan bibit jamur ...

  • PROFIL SUKSES AGROSUKSES 005

    Posting: Senin, 24 Agustus 2015 - Hit 4282 - Kontributor: ABC

    PROFIL SUKSES AGROSUKSES 005Profil Sukses Agrosukses.Com (020)ID Anggota: 0000309 Alamat Lengkap: Jl.terusan cisokan no.69 Bandung , Kota Bandung, Jawa BaratNama Lengkap: panji arthawibawa Bidang Bisnis: Kelapa, sabut kelapa, arang batokWebsite Profil: agrosukses.com/id.39 Komoditi Bisnis: PertanianEmail: takeshi…..@gmail.com Status Bisnis: Penjual LangsungHP/Ponsel: 0813205xx606 Nama ...